Insecure Boleh Putus Asa Jangan.

 Hello bestie yuk kita diskusi!

Ketika berbicara tentang kesempurnaan diri, memang tidak ada satupun seorang yang dapat terlihat sempurna di dunia ini namun sedemikian rupan terkadang kita sering berupaya untuk menjadi yang sempurna. Disini gue gak bahas tetang bagaimana cara menjadi manusia yang perfect. Tapi  gue coba mengaitkan kata yang sering diucapin sama anak-anak zaman sekarang, yap Insecure!. Akhir-akhir ini banyak orang yang melontarkan kata-kata insecure sebagai cara untuk merendah dengan tujuan untuk membandikan diri kita dengan kesempurnaan orang lain terurama dalam konteks fisik, penampilan, ekonomi, dan sosial. 

Mari kita pahami lebih dalam, kata insecure berasal dari bahasa inggris yang memiliki arti “tidak nyaman”. Jika di kaitkan, hal ini menguhungkan dengan perasaan seseorang terhadap suatu objek yang mereka lihat atau mereka rasakan, sehingga seseorang tersebut merasa tidak percaya diri, malu, bahkan takut.

Tanpa mereka sadari hal ini mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kekurangan yang sangat jauh sehingga value lain yang ada dalam dirinya tidak terlihat, bahkan alih-alih menilai bahwa mereka menjadi salah satu manusia yang buruk. Padahal jika mereka mengenal dirinya lebih dalam banyak sekali kelebihan-kelebihan yang mereka miliki dan belum tentu orang lain memilikinya.

Lantas apakah kita tidak boleh Insecure? Sebenernya boleh-boleh saja kok,  insecure itu hal yang wajar karena kita manusia biasa yang tidak pernah lepas dengan rasa dan perasaan, mau itu perasaan takut, nyaman, sedih, senang, dan perasaan lainnya. Namun perasaan ini harus dibatasi agar kita tidak merasa bahwa diri kita hanya mempunyai kekurangan secara terus-manerus.  

Banyak hal yang perlu kita ketahui bahwa perasaan insecure tidak hanya menjadi cara untuk menilai kekurangan yang ada dalam diri saja sehinga membawa kita menjadi seseorang yang mudah tersingung, pasrah, dan menyendiri. Melainkan pengunaan perasaan insecure dapat dialihkan sebagai cara kita untuk melihat, mengenali, dan memahami kembali diri kita sendiri. “Apasih kemampuan yang gue miliki?” “Kira-kira kesukaan gue apa ya?” dengan melontarkan beberapa pertanyaan sederhana pada diri sendiri menjadi cara kita untuk mengetahui kemampuan apasaja yang kita miliki, mencoba mengalihkan kekurangan dengan menyajikan kelebihan yang kita miliki secara perlahan mampu membangun value positive dalam diri.

Terkadang mencoba untuk tidak membanding kelebihan orang lain dengan kekurangan yang ada pada diri kita tidaklah mudah. Hanya saja perlu diingat bahwa setiap manusia memiliki cara berkembanganya masing-masing, tidak ada satupun orang yang memiliki perjalanan hidup yang sama, sekalipun ia manusia kembar.

Intinya menjdilah manusia yang istimewa dengan porsinya masing-masing tidak perlu memaksa diri sendiri untuk menjadi orang lain. Tapi kembangkan skill yang kita miliki dan coba untuk mengaitkan dengan hal-hal positif sebab kesempurnaan hanya milik tuhan, sementara manusia hanya bisa berusaha dan berdo’a karena suatu saat nanti kita akan menjadi berlian di waktu yang tepat.

 

Terima kasih sudah mau mampir semoga bermanfaat ya guys!

Janga lupa saran, kritik,dan masukannya see you😉

Komentar

Posting Komentar